Analisis PBB Temukan Lebih dari Separuh Lahan Pertanian di Gaza Rusak

Estimated read time 3 min read

Lebih berasal dari separuh lahan pertanian di Jalur Gaza, yang kritis untuk menghasilkan makanan di sedang serangan Israel, rusak akibat konflik, menurut pemikiran citra satelit yang dikerjakan oleh PBB. Pusat Satelit PBB (UNOSAT), bekerja sama bersama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, FAO, merilis temuan tersebut didalam laporan paling baru tentang kesehatan dan kepadatan kawasan pertanian di Gaza.

Lebih dari Separuh Lahan Pertanian di Gaza Rusak

Data yang dipublikasikan pada Kamis, 13 Juni 2024 mengungkap peningkatan rusaknya kebun, tanaman pangan dan sayur-mayur di wilayah kantong Palestina tersebut, di mana kelaparan kian meluas sesudah delapan bulan pembombardiran Israel. Temuan ini terlihat sesudah WHO pada Rabu, 12 Juni 2024, memperingatkan banyak orang di Gaza hadapi “bencana kelaparan dan suasana seperti kelaparan”.

Dengan menggunakan citra satelit yang disita antara Mei 2017 dan 2024, UNOSAT dan FAO menemukan 57 persen lahan tanaman permanen di Gaza dan lahan subur yang penting untuk ketahanan pangan telah memperlihatkan penurunan kepadatan dan kesehatan yang signifikan. Lahan pertanian di Gaza diperkirakan termasuk 151 km persegi, yaitu lebih kurang 41 persen berasal dari keseluruhan wilayah wilayah tersebut, kata laporan PBB.

“Namun, 57 persen berasal dari lahan tanaman permanen dan lahan subur memperlihatkan penurunan kesehatan dan kepadatan yang signifikan pada bulan Mei 2024, dibandingkan bersama dengan umumnya selama tujuh th. terakhir,” kata UNOSAT dan FAO didalam info tertulis, dikutip berasal dari web web resmi Institut Pelatihan dan Penelitian PBB (UNITAR). Penurunan tersebut menandai peningkatan sebesar 30 persen pada lahan pertanian yang rusak sejak pemikiran paling akhir UNOSAT pada April 2024.

Analisis paling baru ini terhitung memperlihatkan peningkatan signifikan didalam rusaknya kebun buah-buahan dan pohon-pohon lainnya, tanaman ladang dan sayuran di Kegubernuran Gaza, bersama dengan peningkatan sebesar 20 poin kandungan dibandingkan bersama dengan pemikiran di awalnya pada April 2024. Gaza utara mengalami peningkatan rusaknya paling parah, bersama dengan kandungan meningkat berasal dari 46 persen pada April 2024 menjadi 68 persen pada Mei 2024.

Artikel Lain-nya: Tiga Sikap Korea Selatan atas Kiriman Balon Sampah dari Korea Utara

Pada Mei 2024, kesehatan dan kepadatan tanaman di Gaza disebut memperlihatkan penurunan yang signifikan dibandingkan umumnya tujuh musim sebelumnya. Menurut PBB, kemunduran ini disebabkan oleh kegiatan yang perihal bersama dengan konflik, terhitung pengrusakan, pergerakan kendaraan berat, pengeboman dan penembakan. Citra satelit lebih lanjut memperlihatkan rusaknya signifikan pada rumah-rumah kaca di Gaza. Diperkirakan 427 hektar rumah kaca terkena efek negatifnya.

Provinsi Khan Younis di Gaza selatan menjamin efek paling parah jika dicermati berasal dari keseluruhan luas wilayahnya, bersama dengan 217 hektar (41,9 persen berasal dari semua rumah kaca) terdampak. Namun, Kegubernuran Gaza miliki bagian rusaknya rumah kaca tertinggi dibandingkan keseluruhan luas rumah kacanya. Di wilayah ini, 88,8 persen atau lebih kurang 34 hektar) rumah kaca telah rusak.

You May Also Like

More From Author