BAZNAS DKI Jakarta Buka Layanan Hapus Tato Gratis Selama Ramadhan, Ini Syaratnya

Badan Amil Zakat Nasional/Badan Amil Zakat, Infak, Sedekah (BAZNAS/BAZIS) DKI Jakarta punya cara unik dalam mensyiarkan agama di bulan suci Ramadhan 1445 H/2024 M.

BAZNAS DKI Jakarta lagi mengakses fasilitas hapus tato gratis selama Ramadhan 1445 Hijriah. Layanan selanjutnya dilaksanakan di lima kantor wali kota di DKI Jakarta.

Kami lagi memfasilitasi aktivitas fasilitas hapus tato selama Ramadhan,” kata Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum Nasir Tajang BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Senin (11/3/2024).

Nasir mengungkapkan, jadwal fasilitas selanjutnya meliputi Kantor Wali Kota Jakarta Timur terhadap Rabu (20/3/2024), Kantor Wali Kota Jakarta Selatan terhadap Kamis (21/3/2024), Kantor Wali Kota Jakarta Pusat terhadap Selasa (26/3/2024), Kantor Wali Kota Jakarta Barat terhadap Rabu (27/3/2024), dan Kantor Wali Kota Jakarta Utara masih dalam konfirmasi.

“Ramadhan adalah bulan peningkatan terutama produktivitas dalam beribadah dan peningkatan dalam ketakwaan,” ujar Nasir.

Selain fasilitas hapus tato, dalam aktivitas selanjutnya terhitung diselenggarakan kajian Islam dan membuka puasa bersama. Kuota setiap wilayah di setiap kantor wali kota adalah 75 orang.

Syarat Ikut Layanan Hapus Tato Gratis
Adapun syarat dan ketentuan program fasilitas tato gratis BAZNAS DKI Jakarta, pada lain:

berdomisili di Jakarta;
tidak punya riwayat keloid;
gula darah normal;
tidak tersedia kasus dengan bekas luka;
dan ukuran tato yang dihapus maksimal sebesar dua ukuran KTP.
Masyarakat yang idamkan mengikuti fasilitas hapus tato gratis bisa mendaftar melalui link . Setelah itu slot77 menunggu konfirmasi berasal dari panitia untuk masuk ke kelompok layanan, lantas Info aktivitas dapat diinformasikan di kelompok layanan.

Bantu Umat Kembali Hidup Bersih
Nasir berharap program ini bisa jadi fasilitas bagi umat Islam untuk mendekatkan diri dengan agama dan lagi hidup bersih.

“Di samping itu, bisa meringankan beban ongkos bagi penduduk yang terbatas ekonominya yang idamkan menghapus tato dan menyingkirkan stigma negatif di masyarakat,” ucap Nasir.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) mengambil keputusan awal puasa atau 1 Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi jatuh terhadap Selasa, 12 Maret 2024. Ketetapan itu diputuskan melalui Sidang Isbat di Gedung Kemenag RI, Jakarta, Minggu (10/3/2024).

Hasil Sidang Isbat mengambil keputusan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh terhadap hari Selasa,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat memimpin konferensi pers penetapan sidang Isbat.

Dengan penetapan ini, maka terhadap Senin malam, umat Islam di Indonesia bisa menjadi melakukan ibadah Shalat Tarawih.

Muhammadiyah Lebih Dulu Mulai Puasa

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengambil keputusan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh terhadap 11 Maret 2024. Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti terhadap jumpa pers di Kantor PP Muhammadiyah, Kota Yogyakarta, Sabtu, menyebutkan tanggal 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh terhadap hari Senin Pahing, 11 Maret 2024 Masehi.

Pada hari Ahad Legi, 29 Sya’ban 1445 Hijriah, bertepatan dengan 10 Maret 2024 Miladiah, ijtimak jelang Ramadan 1445 Hijriah dapat berjalan terhadap pukul 16.07.42 WIB.

“Tinggi bulan terhadap saat matahari terbenam di Yogyakarta yakni plus 0 derajat 56 menit 28 detik. Dengan demikian, hilal telah wujud. Pada saat matahari terbenam, Ahad 10 Maret 2024 Miladiah, di wilayah Indonesia bulan berada di atas ufuk,” ujar Sayuti seperti dilansir berasal dari Antara.

Sayuti menyebutkan hilal telah bentuk terkecuali di wilayah Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Barat Daya. Sehingga di wilayah Indonesia tanggal 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh terhadap hari Senin Pahing, 11 Maret 2024 Masehi.

You May Also Like

More From Author