Berita Dunia Terkini Palestina 2024

Estimated read time 3 min read

30 Warga Palestina yang Ditahan Israel Ditemukan Tewas Diborgol di Sekolah Gaza

Sebuah organisasi non-pemerintah Palestina menuduh tentara Israel mengeksekusi mati 30 warga Palestina di Jalur Gaza yang di awalnya mereka tangkap. “Tiga puluh mayat diborgol dan ditutup matanya ditemukan di didalam sebuah sekolah di Beit Lahia di Gaza utara,” kata Masyarakat Tahanan Palestina didalam sebuah pernyataan pada Rabu. Dikatakan bahwa warga Palestina yang tewas ditahan oleh pasukan Israel sebelum kematian mereka. “Jelas bahwa pasukan pendudukan sudah laksanakan eksekusi lapangan pada orang-orang ini,” tambah LSM tersebut.

Kelompok tersebut menjelaskan pihak berwenang Israel menampik menambahkan informasi mengenai nasib warga Palestina yang ditahan oleh pasukan Israel di Jalur Gaza. Belum ada komentar segera dari tentara Israel atas tuduhan tersebut.

Israel sudah melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza sejak serangan Hamas 7 Oktober, menewaskan sedikitnya 26.900 warga Palestina dan melukai 65.949 orang. Hampir 1.140 warga Israel diyakini tewas didalam serangan Hamas. Serangan Israel sudah menyebabkan 85% masyarakat Gaza jadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, selagi 60% infrastruktur di wilayah kantong tersebut sudah rusak atau hancur, menurut PBB.

Muhammadiyah Berikan Bantuan Alat Kejut Jantung ke RS Palestina

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyerahkan pemberian peralatan medis kepada Rumah Sakit (RS) Palestina di Mesir bersifat alat kejut jantung dan pemanas musim dingin lewat kerja sama dengan Palestina Red Crescent Society (PRCS). Bantuan peralatan medis bersifat dua Automatic External Defibrillator dan satu Diathermy diserahkan segera secara simbolik oleh Sekretaris LazisMu dan diterima oleh Direktur RS Palestina dr Mohammad Ramadhan.

“Diharapkan Muhammadiyah akan makin lama enteng dalam menyalurkan pemberian peralatan medis yang sangat dibutuhkan untuk menjaga pasien yang merupakan warga terdampak krisis kemanusiaan di Gaza,” kata Koordinator Tim Advance EMT Muhammadiyah Naibul Umam dalam keterangannya di Jakarta, Rabu. Naibul Umam menyatakan Muhammadiyah akan terus menjalin komunikasi intensif dengan RS Palestina dan PCRS. Salah satu hal penting yang akan terus dibahas, kata dia, adalah barangkali style pemberian lainnya yang bisa diberikan kepada pasien dan keluarga korban krisis kemanusiaan di Gaza.

Baca Juga: https://bonemarrowdonationnow.net/israel-minta-unrwa-dibubarkan-buntut-staf-dituding-ikut-serangan-hamas/

“Kami pasti berjalan cocok koridor yang ditetapkan oleh pemerintah setempat dan pasti cocok anjuran dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” kata Naibul Umam. Sekretaris Jendral PRCS Tarek Arafat mengemukakan menerima kasih dan rasa syukur sebab Muhammadiyah tetap hadir pada saat rakyat Palestina membutuhkan.

“Sebagai saudara sesama muslim kedatangan perwakilan Muhammadiyah secara segera ke Rumah Sakit Palestina ini menunjukkan keseriusan dan prinsip kuat Muhammadiyah dalam mendukung perjuangan Palestina,” ujar Tarek Arafat. Sedikitnya 26.751 warga Palestina tewas dan 65.636 lainnya luka-luka di Jalur Gaza sejak Israel melancarkan serangan besar-besaran pada 7 Oktober 2023, menurut sebuah laporan paling baru yang dirilis pada Selasa oleh Kementerian Kesehatan Palestina yang berbasis di Gaza.

Operasi militer Israel selanjutnya dijalankan sebagai balasan atas serangan tak terduga lintas perbatasan yang dipimpin oleh Hamas pada komunitas-komunitas di Israel selatan, yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

You May Also Like

More From Author