Coldplay Usai Konser Jakarta: Salah Satu Terbaik, Kami Akan Kembali!

Estimated read time 4 min read

Coldplay mengungkapkan kesan mereka usai manggung di Jakarta untuk pertama kali dalam 25 tahun karier band asal Inggris tersebut. Coldplay konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (15/11) malam. Dalam unggahan di Instagram, Kamis (16/11) dini hari, Coldplay memuji penggemarnya di Indonesia dan berjanji akan kembali. “Terima kasih untuk salah satu malam terbaik yang pernah ada, Jakarta. Kami akan kembali!!” tulis band tersebut.

Drummer Will Champion juga sebelumnya mengucapkan terima kasih kepada para penggemar karena sudah bersabar menunggu seperempat abad agar band itu bisa datang manggung di Ibu Kota. “Yah, lebih baik terlambat dibanding tidak sama sekali. Butuh 25 tahun bagi kami untuk bisa ke Jakarta dan saya baru ingat mengunggah foto ini saat ada di bagian B-stage acara,” kata Champion dalam unggahan itu.

“Ini panas dan berkeringat dan sungguh luar biasa. Terima kasih sudah menunggu kami,” lanjutnya. Dalam kunjungan pertama, Coldplay gelar konser satu hari di Jakarta. Konser itu berlangsung setelah Chris Martin Cs menggelar konser dua hari di Kaohsiung, Taiwan.

Sebelum Coldplay naik manggung, konser tersebut dibuka dengan penampilan solois Rahmania Astrini. Penyanyi asal Bandung itu membawakan sederet lagunya, dari Ground Zero hingga Someday Somewhere Someplace Somehow. Astri juga membawakan ulang lagu-lagu musisi lain, seperti Untitled yang dipopulerkan Maliq & d’Essentials. Lagu itu digubah jadi penuh nuansa jazz, sesuai dengan karakter musiknya.

Dalam konser Music of the Spheres World Tour di Jakarta, Coldplay membawakan 22 lagu yang terbagi dalam empat babak berisi berbagai lagu hit mereka. Beberapa di antaranya adalah Adventure of a Lifetime, Paradise, Viva la Vida, Hymn for the Weekend server thailand slot, Everglow, Yellow, Something Just Like This, My Universe, A Sky Full of Stars, Sparks. Namun dalam konser tadi malam, Coldplay juga menampilkan band asal Indonesia, Maliq & D’Essentials, sebagai penampil kejutan. Keduanya membawakan Senja Teduh Pelita.

Konser Coldplay di Jakarta ditutup dengan sejumlah lagu, yakni Humankind, Fix You, dan Biutyful. Setelah Jakarta, Coldplay bakal ke Australia untuk konser dua hari di Perth, dilanjutkan Kuala Lumpur yang menjadi tujuan akhirnya pada 2023. Tur Music of the Spheres bakal dilanjutkan pada 2024.

Netizen Ramai-ramai Spill Kekacauan Konser Coldplay di Jakarta

Konser Coldplay di Jakarta rampung digelar pada Rabu (16/11) malam. Meski sukses menghibur puluhan ribu penggemar, konser itu juga dilaporkan memiliki sejumlah masalah. Netizen melaporkan sederet masalah yang terjadi di sekitar pelaksanaan konser Coldplay di Jakarta. Mulai dari kena tipu calo, tiket asli digunakan orang lain yang tak diketahui, pengelolaan keramaian yang kacau, hingga pintu konser dijebol.

Sepanjang Rabu (15/11) malam hingga Kamis (16/11), berbagai video, foto, tangkapan layar, cerita, dan unggahan dari netizen berseliweran di media sosial terkait kekecewaan mereka akan konser Coldplay di Jakarta. Sudah meminta izin para netizen berikut untuk mengutip unggahannya. Selain itu, sudah menghubungi perwakilan PK Entertainment selaku promotor konser Coldplay di Jakarta untuk meminta tanggapan, tapi belum ada respons.

Berikut sederet masalah di konser Coldplay Jakarta temuan para netizen:

1. Pemegang tiket tak bisa masuk

Sejumlah video menampilkan beberapa orang yang mengaku memegang tiket asli konser Coldplay Jakarta tak bisa masuk lantaran kode dalam tiket mereka tak bisa digunakan. Kode dalam tiket harga jutaan rupiah itu ketika dipindai menunjukkan bahwa tiket mereka sudah digunakan. Permasalahannya, para pemegang tiket ini mengaku tidak memberikan tiket itu ke orang lain.

Tiket yang mereka pegang bahkan disebut sudah digunakan oleh orang yang tak diketahui beberapa jam sebelum mereka tiba di lokasi. Pihak panitia juga diklaim tidak memberikan solusi soal hal tersebut.

2. Ditipu calo

Calo dalam konser di Indonesia memang sulit hilang, begitu juga dalam konser Coldplay di Jakarta. Seperti yang sudah sering terjadi, sejumlah kasus penipuan dari penjualan via calo ini pun muncul. Kasus penipuan itu mulai dari calo yang tak bisa dihubungi padahal sudah janjian, harga tiket yang didongkrak kelewatan, hingga tiket yang didapat dari calo ternyata palsu. Lantaran tak bisa masuk, para penggemar ini pun sebagian memilih bertahan di kawasan GBK dan menikmati suara dari konser idola mereka di dalam stadion utama.

You May Also Like

More From Author