Kezaliman kemarin, penipuan Rihana-Rihani hingga buah hati mencopet di mal

Kantor Kabar Antara sudah merangkum sejumlah isu hangat pada Rabu (5/7), mulai dari aksi penipuan si kembar Rihana-Rihani hingga buah hati-buah hati masih di bawah usia untuk mencuri telpon pintar di sebuah mal atau sentra perbelanjaan.

Berikut tautan isu perihal kejahatan yang masih menarik untuk dibaca kembali.

1. Polda Metro Jaya tangkap pelaku KDRT di Depok

Direktorat Reserse Kezaliman Biasa Polda Metro Jaya melaksanakan slot depo 5k penangkapan dan penahanan kepada pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Depok, Jawa Barat, adalah laki-laki berinisial BI, suami dari korban PB.

“Pada Selasa tanggal 4 Juli 2023 sudah dikerjakan penangkapan dan penahanan atas perbuatan kekerasan jasmani dalam rumah tangga kepada istrinya yang dikerjakan secara berlanjut,” kata Direktur Reserse Kezaliman Regulasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

2. Ahli: Jembatan penyeberangan kelompok merah patut ditutup sementara

Ahli Planologi Universitas Trisakti, Nirwono Yoga meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta menutup sementara jembatan penyeberangan orang (JPO) yang masuk dalam kelompok merah atau membahayakan penggunanya.

Dia menyebut JPO yang masuk kelompok merah itu jikalau kondisinya hampir ambruk, keropos, banyak lubang, dan lain sebagainya.

3. Polisi: Pengembalian kerugian korban si kembar wewenang pengadilan

Direktorat Reserse Kezaliman Biasa (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengatakan pengembalian kerugian korban akibat aksi penipuan si kembar Rihana-Rihani adalah wewenang pengadilan.

“Pengadilan nanti yang akan mempertimbangkan, bukan kami,” kata Kasubdit Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Ully ketika dihubungi di Jakarta, Rabu.

You May Also Like

More From Author